Bentengi Perbatasan, Marinir Latihan Khusus Cegah Narkoba hingga Perdagangan Manusia

Jakarta, IDM – Korps Marinir memperketat penjagaan wilayah perbatasan NKRI melalui latihan intensif. Komando Latihan Marinir (Kolatmar) resmi menggembleng prajurit dalam latihan operasi pengamanan wilayah perbatasan (ops pam wiltas) 2026 demi menangkal berbagai tindak kejahatan lintas negara.
Komandan Kolatmar Brigjen (Mar) Agus Dwi Laksana Putra membuka langsung pengarahan latihan tersebut di Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/5). Langkah strategis ini merespons instruksi Panglima Korps Marinir Letjen (Mar) Endi Supardi mengenai tingginya risiko keamanan di beranda depan Indonesia.
Baca Juga: TNI AD Berduka, Praka Aprianus Gugur di Papua
Dalam penjelasannya, Agus menekankan posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membawa tantangan besar. Ia menyebut wilayah perbatasan kerap menjadi pintu masuk aktivitas ilegal yang merugikan kedaulatan bangsa.
"Negara kita memiliki titik rawan di perbatasan yang menjadi celah bagi penyelundupan narkotika, perdagangan manusia (human trafficking), hingga pelanggaran batas wilayah secara ilegal. Prajurit harus siap memitigasi risiko tersebut," ujar Agus, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (2/5).
Agus memerinci, latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya peningkatan profesionalisme tempur dan penguasaan medan. Para peserta bakal menerima materi operasi khusus yang relevan dengan dinamika ancaman terkini di laut maupun darat.
Baca Juga: 20 Personel TNI AU Rampungkan Latihan Ground Handling Pesawat Tempur Hawk dan F-16
"Kami menuntut semangat serta tanggung jawab penuh dari seluruh personel. Harapannya, setiap materi yang diberikan mampu terimplementasi secara akurat saat penugasan nyata. Keberhasilan pengamanan wilayah perbatasan adalah harga mati untuk menjaga keutuhan NKRI," tegasnya.
Latihan ini juga menyasar penguatan intelijen dan koordinasi taktis guna menyapu bersih kejahatan laut seperti pencurian ikan maupun penyelundupan komoditas terlarang. Melalui kesiapan fisik dan mental yang prima, Korps Marinir berkomitmen memastikan setiap jengkal tanah air tetap aman dari gangguan asing maupun domestik. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































