20 Personel TNI AU Rampungkan Latihan Ground Handling Pesawat Tempur Hawk dan F-16

Jakarta, IDM – Sebanyak 20 personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil merampungkan Latihan Ground Handling pesawat tempur Hawk 109/209 dan F-16 Fighting Falcon yang digelar sejak 27 April 2026.
Para peserta latihan berasal dari sejumlah pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) di jajaran Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau) I, antara lain Lanud Sri Mulyono Herlambang, Lanud Sultan Sjahrir, Lanud Raden Sadjad, dan Lanud Raja Haji Fisabilillah.
Baca Juga: May Day Tanpa Kericuhan, Begini Cara Humanis Prajurit Marinir Jaga Aksi Buruh di Jakarta
Latihan tersebut secara resmi ditutup melalui upacara yang dipimpin oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Kolonel Pnb Andri Setyawan, mewakili Komandan Lanud RSN Marsma TNI Abdul Haris, di Pekanbaru, Kamis (30/4).

Dalam sambutan tertulisnya, Danlanud RSN menegaskan bahwa selama empat hari tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapan operasional penerbangan, khususnya dalam menjamin keselamatan serta kelancaran setiap misi udara.
Baca Juga: TNI AD Berduka, Praka Aprianus Gugur di Papua
“Kemampuan ground handling yang profesional merupakan salah satu faktor kunci dalam menjamin keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan. Oleh karena itu, setiap materi yang telah diterima harus benar-benar dipahami dan mampu diaplikasikan secara optimal di satuan masing-masing,” tegas Abdul Haris dikutip dari unggahan Instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Sabtu (2/5).
Ia kemudian berpesan agar seluruh personel TNI AU dapat senantiasa meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Hal tersebut dinilai penting agar kemampuan yang mereka miliki tetap relevan dengan tutunan tugas serta perkembangan teknologi. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































