Belajar Kajian Terorisme, Lima Perwira TNI AD Berhasil Raih Cumlaude di UI

Jakarta, IDM – Mengambil Fakultas Kajian Stratejik dan Global dengan program studi Kajian Terorisme, lima orang Perwira TNI Angkatan Darat berhasil lulus dengan predikat Cumlaude di Universitas Indonesia (UI), Sabtu (23/9/2023).
Lima Perwira TNI AD yang berhasil menyelessaikan pendidikan Magister (S-2) tersebut terdiri dari Kolonel Czi Santi Karsa Tarigan, Letkol Inf Hendra Mirza, Mayor Inf Wahyu Agung Sukhamdani, Mayor Inf Christo Febi Cahya Manafe dan Kapten Inf Alfredo.
Baca Juga: Latma Elang Ausindo 2023, Duel F-16 TNI AU dan F-35 RAAF dalam Pertempuran Udara
"Kelima Perwira Tersebut lulus pada Tahun 2023 dengan IPK rata-rata diatas 3.86, Di samping itu, kelima perwira TNI AD tersebut juga berhasil meraih gelar Magister Sains (M.Si) dari Universitas Indonesia," tulis keterangan resminya Dispenad diterima Selasa, (26/9).
Perwira tersebut merupakan perwira-perwira pilihan TNI AD yang mendapatkan beasiswa setelah melalui serangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh Universitas Indonesia secara ketat pada tahun 2021 dan ditempuh selama kurang lebih empat semester.
Baca Juga: Prajurit Denharrahlat Kostrad Turun Tangan Atasi Ternak Warga Dimangsa Macan Tutul Jawa
"Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat telah dilaksanakan kelima perwira dengan sebaik-baiknya, karena selain memperoleh beasiswa dari TNI AD, mereka juga telah menunjukkan kinerja yang maksimal sebagai duta TNI AD dalam membangun citra positif TNI AD di dalam komunitas Civitas Akademika," tulis Dispenad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































