HANKAM

Bedah Taktik Perang Rusia-Ukraina, Koarmada II Siapkan Strategi Baru untuk Laut RI

diskusi
Suasana diskusi strategi perang Rusia-Ukraina yang diikuti para perwira korps pelaut di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/2). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina menjadi materi studi serius bagi TNI AL. Jajaran Komando Armada (Koarmada) II kini membedah secara mendalam taktik pertempuran di Laut Hitam untuk memperkuat strategi operasi laut Indonesia.

Langkah ini dilakukan melalui diskusi strategis para perwira korps pelaut yang digelar di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/2). Diskusi tersebut menyoroti dampak perang laut modern terhadap pola operasi TNI AL ke depan.

Baca Juga: Disaksikan Perwakilan PBB, Prajurit TNI Latihan Mitigasi Ranjau dan Bahan Peledak

Asisten Operasi (Asops) Pangkoarmada II, Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan, menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari konflik global tersebut. Menurutnya, perang Rusia-Ukraina menunjukkan perubahan karakter ancaman yang harus diwaspadai.

"Kita jadikan konflik Rusia-Ukraina referensi aktual. Tujuannya untuk membangun kewaspadaan terhadap perubahan global yang berimplikasi langsung pada keamanan maritim kita," ujar I Gede Putu Iwan di hadapan ratusan komandan KRI, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan, diskusi ini bukan sekadar teori. Para perwira diajak memahami bagaimana operasi militer modern dijalankan secara terpadu (multidomain) dengan memanfaatkan teknologi. Hasil dari bedah kasus ini diharapkan bisa diaplikasikan langsung dalam perencanaan operasi Koarmada II.

Baca Juga: Terbang ke Serbia, Marinir Uji Langsung Ketangguhan Munisi Kaliber 122mm

"Pembahasan kita arahkan ke hal strategis dan aplikatif. Hasil diskusi ini harus bisa dimanfaatkan dalam pelaksanaan operasi laut, tidak berhenti di konsep saja," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh para komandan satuan dan KRI, hingga seluruh perwira pelaut di lingkungan Koarmada II, yang sepakat untuk terus mengadaptasi kemampuan tempur demi menjaga kedaulatan laut NKRI. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.