Bawa Tim Wushu Raih Medali Emas SEA Games, Lettu Mukhlis Dapat Penghargaan dari KSAL

Jakarta, IDM - TNI AL memberikan reward atau penghargaan prajurit berprestasi dalam SEA Games 2023 Kamboja. Salah satunya, kepada pelatih yang berhasil membawa atlet asuhannya mempersembahkan medali untuk Indonesia.
Lettu (Mar) Mukhlis sebagai pelatih Wushu SEA Games 2023, sukses mengantar tim wushu Indonesia dalam meraih 6 medali emas, 6 perak, dan dua perunggu, pada kejuaraan internasional yang digelar dari 5-17 Mei lalu.
Baca Juga: Pesan Pangkostrad untuk Prajurit Naga Baruklinting yang Akan Bertugas di Papua
"Alhamdulillah, persiapan matang selama setahun membuahkan hasil," ucap Mukhlis kepada Indonesia Defense Magazine, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Rabu (31/5).
Mukhlis yang sehari-hari berdinas di Resimen Kavaleri 2 Marinir, sebelum mengawali karir sebagai pelatih, merupakan seorang atlet nasional Wushu Indonesia selama empat tahun, yakni dari 2009-2021. Sejumlah prestasi berhasil ditorehkan, seperti medali emas pada SEA Games 2011 di Jakarta.
Baca Juga: Barisan Alutsista TNI AU Akan Diperkuat dengan Pesawat Tempur Mirage 2000? Ini Jawaban KSAU
Selain Mukhlis, TNI AL juga memberikan reward kepada prajurit berprestasi SEA Games 2023, yakni Kapten Laut (KH) M Fathan Mubina sebagai pelatih fins swimming. Pada cabang ini, kontingen Indonesia berhasil meraih tiga medali emas dan empat medali perak.
Mukhlis dan Fathan mendapatkan penghargaan dan tali asih serta kemudahan untuk jenjang sekolah bagi perwira yang diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































