Kamis, 30 Mei 2024

Barisan Alutsista TNI AU Akan Diperkuat dengan Pesawat Tempur Mirage 2000? Ini Jawaban KSAU

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengaku jika pesawat Mirage 2000 memang menjadi pilihan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menambah kekuatan tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Pemilihan Mirage 2000 menurut Fadjar tidak terlepas dari faktor kesiapan, baik personel maupun alutsista, yang harus selalu dijaga dan ditingkatkan.

Pesawat tempur asal Prancis ini dapat menjadi pilihan untuk mengisi gap atau kekosongan seraya TNI AU menunggu kehadiran pesawat tempur baru. Untuk diketahui, proses pengadaan maupun produksi sebuah pesawat tempur baru tidaklah singkat, setidaknya dibutuhkan waktu selama lima tahun.

Baca Juga: 31 Prajurit Infanteri Raih Brevet Yudha Wastu Pramuka

“Itu (Mirage 2000) adalah pilihan untuk mengisi gap. Jadi, untuk pesawat yang baru membutuhkan waktu minimum 5 tahun dan Bapak Menteri (Pertahanan) memiliki perencanaan untuk mengisi gap tersebut,” jelas KSAU kepada awak media usai acara Kasau Awards 2023 di Jakarta, Rabu (30/5).

Pesawat tempur Mirage 2000-5
Pesawat tempur Mirage 2000-5 yang dipakai Angkatan Udara Qatar. (Foto: Dok. Qatar Emiri Air Force)

Melansir laman Dassault Aviation, Mirage 2000 merupakan pesawat tempur multirole buatan Dassault Aviation, Prancis dengan kekuatan supersonik bermesin tunggal dan merupakan jet tempur generasi keempat. Dassault Aviation merupakan pabrikan pesawat yang juga memproduksi pesawat tempur generasi 4,5 Rafale.

Baca Juga: Pesan Pangkostrad untuk Prajurit Naga Baruklinting yang Akan Bertugas di Papua

Indonesia, melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, sebelumnya telah menandatangani kontrak kerja sama pembelian enam pesawat tempur Rafale pada Februari 2022. Ini merupakan awal dari kontrak yang lebih besar untuk 36 pesawat tempur Rafale berikutnya, sehingga Indonesia berencana mengakusisi total 42 Rafale.

Dengan demikian, maka pembelian Mirage merupakan upaya transisi bagi para pilot TNI AU untuk membiasakan diri dengan pesawat buatan Prancis. Pasalnya, Indonesia selama ini belum pernah mengoperasikan pesawat tempur buatan Prancis. (yas)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER