HANKAM

Bawa Logistik hingga Peralatan Darurat, KRI Semarang-594 Sandar di Belawan

KRI Semarang-594.
KRI Semarang-594 debarkasi berbagai bantuan logistik hingga peralatan darurat untuk korban pascabanjir Sumatra di Belawan, Jumat (26/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – KRI Semarang-594 milik TNI AL sandar di Belawan, Sumatra Utara, Jumat (26/12), membawa berbagai bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.

Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto, menjelaskan kapal perang ini mengangkut logistik serta peralatan darurat dari berbagai kementerian, lembaga, BUMN, komunitas, hingga unsur TNI sebagai bentuk sinergi membantu masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga: Terobosan! IPB Berhasil Ciptakan Rompi Antipeluru dari Bahan Limbah Sawit

Bantuan yang diturunkan meliputi makanan siap saji, air mineral, perlengkapan ibadah, alas tidur, selimut, tenda, peralatan penerangan, genset, pompa air, bahan bakar, toren air, perahu karet, toilet portable, hingga kebutuhan pokok lainnya.

"Turut disalurkan bantuan kesehatan, pakaian, perlengkapan bayi dan wanita, sembako, serta perlengkapan kebersihan," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (27/12).

Personel TNI AL
(Foto: Dok. Dispenal)

Selain logistik, KRI Semarang-594 juga mendebarkasikan material pendukung berupa tenda serba guna, velbed, kendaraan operasional, serta kendaraan taktis guna menunjang kelancaran distribusi bantuan di wilayah terdampak.

Baca Juga: TNI Turunkan Kendaraan Reverse Osmosis, Pasok Air Bersih untuk Warga Palembayan

Agus menyampaikan pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung percepatan penanganan bencana serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

"Langkah ini sekaligus menegaskan peran TNI AL dalam operasi militer selain perang (omsp), khususnya pada penanggulangan bencana alam, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.