HANKAM

Bantu Rakyat Kekurangan Air Bersih, TNI Hadirkan Reverse Osmosis yang Ubah Air Sungai jadi Layak Minum

Prajurit TNI AD
Prajurit TNI AD saat membantu warga mendistribusikan air dengan Mobil R.O. (Foto: Dok. Kodam Iskandar Muda)

Jakarta, IDM – Beberapa waktu lalu, warga di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dibuat heboh dengan kedatangan mobil Reverse Osmosis (RO) milik TNI Angkatan Darat dari Batalion Zeni Tempur 8/SMG. Mobil ini hadir menjawab keresahan mereka terkait kekurangan air bersih akibat kekeringan.

Dilansir dari keterangan Penpusziad, Selasa (18/8), dengan kehadiran Mobil RO, prajurit dapat mendistribusikan air bersih secara gratis kepada masyarakat.

Dijelaskan mobil RO merupakan kendaraan khusus milik Yonzipur 8/SMG yang berfungsi menyaring air baku menjadi air minum yang layak konsumsi. Dengan kapasitas 3000 liter per hari, mobil ini menjadi solusi cepat di daerah krisis air.

Baca Juga: Jejak Tempur KRI Ki Hajar Dewantara: Hadang Kapal Portugal hingga Perompak Somalia

Komandan Batalion Zeni Tempur 8/SMG, Letnan Kolonel Czi Vispayudha Auguzta mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dari perintah pimpinan dan wujud nyata Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir bukan hanya saat perang. Saat rakyat kesulitan air, Yonzipur 8/SMG juga harus ada di garis depan. Terlihat warga menyambut antusias. Bantuan air bersih ini sangat membantu untuk minum, memasak, dan menjaga kesehatan keluarga di musim kemarau," kata Auguzta.

Ia pun memastikan Yonzipur 8/SMG akan terus mendistribusikan air hingga musim hujan tiba.

Baca Juga: Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam Berlogo Kemhan Dijadikan Kantor Program Ketahanan Pangan

Untuk diketahui, saat bencana di Sumatra beberapa waktu lalu, TNI AD juga menurunkan kendaraan Reverse Osmosis (RO) guna memenuhi kebutuhan air bersih. Sementara itu dilansir dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan, air RO merupakan air yang dihasilkan dari sistem penyaringan air dengan daya saring tinggi yang tidak hanya mampu menjernihkan tetapi juga menyaring molekul besar sehingga menghasilkan air yang aman dikonsumsi. Selain itu, RO juga mampu menyaring ion dengan lapisan penyaring berteknologi tinggi sehingga menghasilkan air yang tidak hanya aman dikonsumsi tetapi juga murni dan baik bagi kesehatan.

RO pertama kali diterapkan sistemnya sejak 1970. Semula RO digunakan pada air laut saja. Dengan majunya teknologi dan hasil penyaringan RO pada air laut yang terbukti menghasilkan air yang baik, dengan demikian kini RO juga digunakan tidak hanya untuk air laut saja. Dengan penyaringan yang unggul inilah air RO tidak hanya dapat menyaring molekul besar dan ion tetapi juga menghilangkan kontaminan seperti logam.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.