HANKAM

Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia, Helikopter Chinook Jepang akan Beroperasi Delapan Hari

Helikopter Chinook Jepang
Helikopter Chinook Jepang. (Foto: Dok. Wikimedia author Balon Greyjoy)

Jakarta, IDM – Tiga helikopter angkut kelas berat CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (SDF) dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat, Rabu (9/9), untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, khususnya di Kalbar.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan, saat ini ketiga helikopter tersebut tengah diangkut menggunakan kapal JS Kunisaki Jepang.

Baca Juga: Sempat Terhenti Kena Abu Anak Krakatau, Proyek Dermaga Kapal Induk Lampung Berjalan Lagi

Rencananya, tiga helikopter Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara atau water bombing.

Setibanya di Indonesia, helikopter Chinook akan melaksanakan tahap persiapan sistem dan flight test untuk memastikan seluruh aspek kesiapan dan keselamatan penerbangan terpenuhi.

“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai dengan rencana, dukungan helikopter Jepang tersebut direncanakan dapat digunakan dalam operasi pemadaman pada periode 12 sampai dengan 19 September 2026,” kata Sekjen Kemhan Tri Budi Utomo dalam keterangannya, Selasa (8/9).

Namun, Tri mengatakan, jadwal tersebut tetap menyesuaikan kesiapan serta perkembangan situasi yang ada di lapangan.

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio, Kalimantan Barat, akan menjadi home base operasional penerbangan Chinook.

Baca Juga: Kemhan: Biaya Operasi Kapal Induk Garibaldi Tergantung Kebutuhan, Operasional AL Italia tak Bisa jadi Patokan

Dalam pengoperasiannya, Jepang turut mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri atas kru operasi dan unsur pendukung lain.

Dukungan Jepang tersebut akan diintegrasikan dengan operasi penanganan karhutla di bawah pengendalian operasi TNI, sehingga penggunaan aset bantuan disesuaikan kebutuhan dan prioritas penanganan yang ditetapkan di lapangan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.