Bantu Korban Banjir, Lanud Soewondo Medan Dirikan Posko Terpadu dan Kerahkan Personel

Jakarta, IDM – Lanud Soewondo Medan merespons cepat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) dengan mendirikan posko terpadu tanggap darurat di hanggar lanud, Kamis (27/11).
Posko tersebut dapat menjadi pusat koordinasi antarinstansi sekaligus pusat penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan-bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, hingga logistik umum, yang dikumpulkan di posko untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.
Sebelumnya, TNI Angkatan Udara telah mengerahkan pesawat C-130 Hercules untuk membawa bantuan menuju wilayah Medan sebagai bagian dari dukungan udara penanggulangan bencana Tapanuli Tengah.
Namun, distribusi bantuan melalui udara masih belum dapat dilakukan lantaran kondisi cuaca. Kondisi hujan deras, angin kencang, serta jarak pandang yang sangat terbatas memaksa pesawat tersebut melakukan divert ke Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru demi menjamin keselamatan penerbangan.

Hingga kini, distribusi bantuan melalui udara masih tertunda menunggu perbaikan cuaca. Pihak lanud terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.
Baca Juga: Lantik 51 Perwira Khusus Siber, Panglima: TNI tak Tinggal Diam Hadapi Dinamika Ancaman Digital
“Cuaca ekstrem yang terus mengguyur Kota Medan selama tiga hari terakhir menghambat penerbangan pesawat yang sedianya membawa sembako dan personel TNI AU ke wilayah terdampak,” tulis Penerangan Lanud Soewondo dikutip dari unggahan instagram @lanudsoewondo, Jumat (28/11).
Selain mendirikan posko, Lanud Soewondo juga mengerahkan sejumlah personel untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir, khususnya di Desa Kampung Baru, Polonia, Medan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































