HANKAM

Bantu Korban Banjir Bekasi, Yonif 202/Tajimalela Terjunkan Ratusan Personel

Prajurit Yonif 202/Tajimalela.
Prajurit Yonif 202/Tajimalela membantu evakuasi korban banjir Bekasi. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Batalyon Infanteri 202/Tajimalela mengerahkan ratusan prajurit untuk membantu evakuasi warga Bekasi yang terdampaik banjir usai intensitas curah hujan tinggimengguyur Jabodetabek sejak Senin sore (3/3).

Danyonif 202/Tajimalela, Mayor Inf Dhavid Nurhadiansyah menjelaskan selain evakuasi, sejumlah bantuan yang dilakukan adalah mendirikan Posko Siaga Banjir, membangun dapur lapangan, serta menyiapkan tenda pengungsian bagi para korban.

"Kami terjunkan 2 Satuan Setingkat Peleton (SST) di Perumahan Pondok Gede Permai, 2 SST di sektor Kemang Pratama, serta 2 SST lainnya di Perumahan Kemang, Bekasi," kata Dhavid, dikutip dari keterangan resmi Dispenad, Rabu (5/3).

Baca Juga: Satgas Marinir Penjaga Ambalat Berikan Sosialisasi Keselamatan Melaut kepada Nelayan

"Di sektor Kalimalang, kami juga mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi,” sambungnya.

Dhavid menerangkan prioritas utama saat ini adalah mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang masih terendam banjir, terutama balita, lansia, serta kelompok rentan lainnya. Selain itu, prajurit juga disiagakan untuk membantu pengamanan rumah-rumah warga yang ditinggal mengungsi.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Yonif 202/Tajimalela turut mengerahkan sejumlah perlengkapan pendukung seperti perahu karet (LCR), ambulans, serta perlengkapan lainnya guna mempercepat proses evakuasi dan menolong korban banjir.

Baca Juga: Marinir Bantu Evakuasi Banjir di 5 Titik Wilayah Jabodetabek

Dhavid memperkirakan, hingga saat ini, sekitar 5.000 Kepala Keluarga atau lebih dari 16.000 warga terdampak banjir di sejumlah lokasi, yakni Perumahan Pondok Gede Permai; Jati Rasa; Jati Asih; Kemang Pratama; Rawalumbu dan Taman Galaxy.

“Air datang saat hujan sudah reda, bukan ketika hujan berlangsung. Situasi ini membuat warga tidak sempat bersiap, sehingga evakuasi harus segera dilakukan,” tutur Dhavid.

Dhavid memastikan pihaknya akan terus bersiaga membantu pemerintah daerah menangani dampak bencana hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.