HANKAM

Banjir dan Tanah Longsor di Luwu, TNI AU Berhasil Evakuasi Ratusan Warga dari Wilayah Terisolir

Personel TNI AU
Personel TNI AU membantu proses evakuasi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dengan menggunakan Helikopter Caracal H-225M. (Foto: Dok. Instagram @lanudsultanhasanuddin)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengevakuasi 103 warga dari tiga desa yang terisolir akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (7/5).

Ketiga desa itu adalah Desa Rante Balla, Desa Pajang dan Desa Tibusan, Kecamatan Latimojong.

Baca Juga: KRI John Lie dan Jet F-16 Latihan Perang Anti-udara di Natuna Utara

Melansir keterangan Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu (8/5), ratusan warga yang dievakuasi terdiri dari lansia, anak-anak, serta warga yang sakit dan membutuhkan bantuan medis. Mereka diangkut dengan helikopter Caracal H-225M TNI AU.

Personel TNI AU
(Foto: Dok. Instagram @lanudsultanhasanuddin)

“Tanpa kenal lelah kru helikopter Caracal H-225M TNI AU dengan Pilot Lettu Pnb Yogie Pradana dan kopilot Lettu Pnb Ardy Septiantara, terus bekerja keras mendukung misi kemanusiaan dalam membantu korban banjir dan tanah longsor,” tulis Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin.

Selain melakukan evakuasi, helikopter TNI AU juga dilaporkan mengangkut serta membantu proses distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak bencana ini, khususnya di tiga desa yang berlokasi di Kecamatan Latimojong.

Baca Juga: Pangdivif 1 Kostrad Tinjau Latihan Terjun Penyegaran Statik Yonif 305 Kostrad

Adapun bantuan yang dibawa antara lain genset, bahan bakar, beras, mie instan, obat-obatan, serta perlengkapan bayi.

Selain helikopter, TNI AU turut mengerahkan personel Koopsud II serta Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) untuk melaksanakan misi kemanusiaan kali ini. Memasuki hari kelima misi, jumlah warga yang berhasil dievakuasi sebanyak 139 orang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.