Bakamla RI dan KCG Sepakat Lanjutkan Kerja Sama Pengamanan Laut

Jakarta, IDM - Bakamla RI dan Korea Coast Guard (KCG) sepakat meneruskan kerja sama pengamanan laut di kawasan. Pernyataan tersebut terungkap dalam pertemuan antar pucuk pimpinan, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia dan Commisioner General (KCG) Kim Jong Uk, Incheon, Korea Selatan, Senin (3/7).
Melansir keterangan dari Bakamla RI, perjumpaan keduanya merupakan kerja sama yang terjalin sejak 2018. Perjumpaan kali ini merupakan yang kedua setelah pertemuan pertama terjadi pada 2019.
Baca Juga: Delegasi Puspenerbad Kunjungi AS Ikuti Program Pemeliharaan Helikoper AH-64E Apache
Sejumlah bentuk kerja sama yang dibahas keduanya meliputi pertukaran informasi terkini tentang perairan masing-masing hingga meningkatkan kapasitas personel kedua instansi.
"Tidak hanya itu, kedua instansi juga berusaha untuk terus membangun komunikasi positif dan aktif, melalui pelibatan dalam kegiatan kemaritiman yang berlangsung di masing-masing negara," demikian tertulis dalam keterangan tersebut.
Baca Juga: Danjen Kopassus: Satuan 81 Kopassus Harus Waspada Aksi Terorisme dan Radikalisme
Keduanya berharap kerja sama yang dibangun dapat terus menguat, seiring dengan pengamanan di kawasan Selat Malaka yang menghubungkan jalur transportasi di Asia Timur, India, Timur Tengah dan Afrika.
"Bakamla RI dan KCG sepakat bahwa pengamanan laut di kawasan tidak dapat dilakukan sendiri, namun dibutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkesinambungan antar instansi negara sahabat," tulis Bakamla RI. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































