Bakamla RI Bahas Perpanjangan Kerja Sama dengan Korea Selatan

Jakarta, IDM - Indonesia melalui Bakamla RI terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Korea Selatan. Hal tersebut dibuktikan dengan courtesy call antar keduanya yang digelar di Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/6).
Dalam keterangan yang dikutip dari Puspen TNI, sejumlah pembahasan dibicarakan dalam perjumpaan tersebut. Salah satunya terkait perpanjangan MoU kerja sama yang telah disepakati pada 2021 silam.
Baca Juga: Kadispenad Minta Pendeta yang Mengaku Dibentak Oknum Babinsa Lapor Koramil atau Pomdam Jaya
Selain itu, pertemuan itu juga menyangkut pada kegiatan kunjungan kapal Korean Coast Guard (KCG) di Pelabuhan JICT 2, Tanjung Priok pada Maret 2019.
"Dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang telah menyepakati beberapa hal antara lain mekanisme hotline dan single point of contact, pertukaran informasi," demikian keterangan dari Bakamla RI.
Baca Juga: Waaster KSAD Buka Kegiatan Pembekalan Warga Terlatih Terpusat Tingkat Pertama TNI AD TA 2023
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia yang kehadirannya diwakili oleh Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama (Inhuker) Bakamla RI Samuel Kowaas mengatakan kesepakatan juga meliputi capacity building dan rencana join excercise.
"Tak hanya pembahasan tersebut, disampaikan juga beberapa informasi lainnya seperti kecelakaan kapal Korea Selatan di wilayah perairan Indonesia beberapa waktu lalu dan perizinan kapal Korsel melintas di wilayah perairan Indonesia," katanya. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































