Bakamla Resmikan Pusat Pelatihan Maritim di Batam

Jakarta, IDM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) meresmikan Maritime Training Center di Pangkalan Armada Batam, Senin (4/9). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia.
Mengutip keterangan dari Puspen TNI Selasa (5/9), pembangunan pusat pelatihan tersebut merupakan wujud kerja sama Bakamla dengan Pemerintah Amerika Serikat melalui Internasional Narcotics and Law Enforcement Affairs (INL).
Baca Juga: Aksi Ratusan Prajurit Siswa Semaba PK TNI AU Angkatan ke-51 dalam Infiltration Course
Aan mengatakan pusat pelatihan itu juga dibangun untuk menyiapkan personel Bakamla agar lebih profesional dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia.
"Pusat pelatihan ini ke depan dapat mendukung program-program peningkatan kapasitas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan penegakan hukum di laut," ujar Aan.
"(Peningkatan kapasitas) bersama Kementerian/Lembaga terkait dan Coast Guard/Law Enforcemence Agencies dari negara-negara sahabat serta mitra strategis lainnya," sambung dia.
Baca Juga: Pesawat Angkut Baru TNI AU, C-130J Super Hercules Ramaikan Open Base Lanud Raden Sadjad Natuna
Director of International Narcotics and Law INL, Ken Zurcher mengaku senang dapat menjalani kerja sama konkret bersama Bakamla. Ia berharap pusat pelatihan tersebut dapat menjadi wadah latihan negara-negara penjaga laut wilayah regional.
”Kami sangat senang berpartner dengan Bakamla RI, sebuah Coast Guard dari negara kepulauan terbesar di dunia,” kata Zurcher. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































