HANKAM

Aksi Ratusan Prajurit Siswa Semaba PK TNI AU Angkatan ke-51 dalam Infiltration Course

Latihan Infiltration Course
Latihan Infiltration Course yang diikuti oleh ratusan prajurit siswa Sekolah Pertama Bintara PK (Semaba PK) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-51. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM - Sebanyak 467 prajurit siswa (Prasis) Sekolah Pertama Bintara PK (Semaba PK) Pria TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-51 mengikuti latihan IC (Infiltration Course) di lapangan tembak Gesingan, Pacitan, Jawa Timur, Senin (4/9).

Latihan IC ini menjadi bagian dari latihan berganda yang harus diikuti oleh para Prasis selama masa pendidikan.

Baca Juga: Singapura Berbagi Ilmu Pertolongan Korban Perang kepada Marinir TNI AL dan AD Jepang

Sebelumnya, mereka telah mendapatkan semua materi latihan secara teoretis selama berada di kelas. Pada kesempatan inilah selanjutnya teori tersebut kemudian diimplementasikan.

Latihan Infiltration Course
Latihan jurit tangkas yang diikuti oleh ratusan prajurit siswa Sekolah Pertama Bintara PK (Semaba PK) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-51. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Melansir keterangan Penerangan Kodiklatau dalam keterangan foto instagram @kodiklatau_info, Selasa (5/9) dijelaskan, latihan Infiltration Course kali ini dilaksanakan dengan sejumlah materi seperti materi pengorganisasian regu, patroli, pengesapan, jalan merunduk, rangkak harimau merunduk, serbuan, perkur serta konsolidasi.

Baca Juga: Jelang Pilpres 2024, KSAD: Pegang Teguh Netralitas

“Latihan ini bertujuan untuk melatih kesabaran dan mental para prajurit siswa dalam menghadapi situasi yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi dengan tujuan untuk menghancurkan pasukan musuh,” tulis Kodiklatau.

Setelah melaksanakan latihan IC, ratusan Prasis tersebut kemudian dibagi menjadi 36 regu untuk mengikuti latihan jurit tangkas (jurkas). Adapun materi jurkas meliputi titian dua tali, rayap tambang dan melewati jembatan tali tiga.

Secara umum, latihan tersebut dilaksanakan di bawah pimpinan umum latihan (Pimulat) Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Ridha Hermawan. Selain itu, para Prasis turut didampingi oleh Komandan Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Letkol Pas Gusti Bagus dan sejumlah pelatih Skadik 402 selama melaksanakan latihan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.