Bakamla Bangun Sistem Peringatan Dini di Natuna

Jakarta, IDM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) melaksanakan ground breaking kantor sistem peringatan dini (SPD) di Desa Tanjung Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepualaun Riau, Selasa (23/07).
Pelaksanan peletakan batu pertama dilakukan oleh Kepala Bakamla, Laksdya TNI Irvansyah. Pembangunan SPD diharapkan dapat membantu fungsi Bakamla.
Baca Juga: Sebanyak 256 Pati TNI Dimutasi, Pangkostrad, Pangkogabwilhan Hingga Pangdam Diganti
"Fungsi Bakamla sebagai badan penjaga Keamanan, Keselamatan, dan Penegak Hukum (KKPH) di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia," tulis keterangan resmi Bakamla, dikutip Sabtu (27/07).
Adapun selain meresmikan pembangunan SPD, Bakamla juga menerima penyerahan sertifikat lahan Selat Lampa yang akan dialokasikan untuk membangun Pangkalan Bakamla.
"Terima kasih kepada Kementerian PUPR atas pembangunan SPD Bakamla RI Natuna," ucap Ivan.
Baca Juga: Kapal Patroli TNI AL dan Australia Latihan Bersama Cassowary Exercise 2024
"Serta terima kasih kepada Pemerintah Natuna yang telah mengalokasikan lahan untuk keperluan pembangunan Pangkalan Bakamla RI di Selat Lampa," sambung dia.
Ivan pun berharap pembangunan sarana dan prasarana Bakamla dapat memastikan perairan Natuna dan sekitarnya lebih terjaga. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































