Bahas Interoperabilitas hingga Modernisasi, TNI AU Gelar Pertemuan dengan FASF

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara & Antariksa Prancis, France Air and Space Force (FSAF) menggelar pertemuan bilateral di The Best Western Premiere Hotel, Jakarta, Rabu (8/2).
Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas upaya peningkatan kerja sama angkatan udara kedua negara.
"TNI AU dan FASF memanfaatkan setiap kesempatan untuk bertukar pengetahuan, pelatihan, dan meningkatkan kerja sama bilateral," demikian informasi yang dikutip dari keterangan Dispenau, Kamis (9/2).

Dalam pertemuan tersebut, delegasi TNI AU dipimpin oleh Waasops KSAU Marsma TNI Wayan Superman, sementara Head of International FASF Brigjen Hugues Pichevin bertindak sebagai pemimpin delegasi FASF.
Kedua delegasi membahas sejumlah kerja sama di antara lain pelatihan penerbang, pelaksanaan kursus bahasa Prancis untuk instruktur bahasa Prancis TNI AU, serta kunjungan kenegaraan kedua angkatan udara.
Baca: Kapal Selam Nuklir Terbesar di Dunia, Dmitry Donskoy Pensiun
"Tujuan akhir pertemuan, untuk meningkatkan pengetahuan bersama antar angkatan udara, modernisasi TNI AU dan interoperabilitas kedua AU, serta kerja sama bilateral yang bersifat operasional," jelas Brigjen Pichevin.
Usai menggelar pertemuan, delegasi FASF berkesempatan berkunjung ke Skadron Udara 17 dan Skadron Udara 31 Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































