Badiklat Kemhan Gelar Studi Lapangan, Brigjen Wasono: Tambah Wawasan dan Pemahaman di Suatu Daerah

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) Brigjen TNI Wasono memimpin studi lapangan ke Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Wasono mengatakan bahwa tujuan dari digelarnya kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman yang lebih konkret dari suatu daerah.
Baca Juga: Wakili TNI AD, Yonif 328 Ikuti Latma MARARA 24 di Tahiti
“Pelaksanaan studi lapangan ini pada dasarnya bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman peserta secara langsung dari daerah lain yang berhasil dalam melaksanakan program unggulan organisasi," ujar Wasono dalam rilis yang diterima pada Rabu (26/6).
Dia berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi area perubahan.
Baca Juga: TNI AD Bawa Bendera Merah Putih ke Gunung Dempo, Ada Apa?
"Peserta juga mempelajari inovasi pada lokus studi lapangan, mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice pada pengelolaan program kegiatan sehingga mampu memberikan inspirasi untuk mengembangkan ide-ide perubahan yang akan diterapkan pada unit organisasinya masing-masing," tambah Wasono.
"Atas nama lembaga saya ucapkan selamat jalan para peserta didik PKP di Kabupaten Sumedang. Semoga diberikan keselamatan," tutupnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































