TNI AD Bawa Bendera Merah Putih ke Gunung Dempo, Ada Apa?

Jakarta, IDM – Hari Selasa (25/6/2024) kemarin Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI M. Naudi Nurdika melepas keberangkatan tim pembawa bendera Merah Putih menuju gunung Dempo, Pagar Alam. Menurut keterangan dari Pendam II/Sriwijaya, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam menyambut HUT Ke-79 Kemerdekaan RI tahun 2024.
Baca Juga: Prajurit TNI AL Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut di AS
"Pelepasan tim pembawa bendera Merah Putih terdiri dari anggota Paskibra dan komunitas Off Road Sumsel direncanakan akan melakukan perjalanan menuju Gunung Dempo Pagar Alam," tulis keterangan Pendam II/Sriwijaya seperti dikutip dari instagram @kodam2sriwijaya_penerangan, Rabu, (26/6).
Bendera Merah Putih yang dibawa berukuran 20x30 meter dan direncanakan akan dikibarkan di Tugu Rimau Kota Pagar Alam. Tugu Rimau dipilih sebagai tempat pelaksanaan karena merupakan salah satu ikon dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Di samping itu yang jadi pertimbangan karena Kota Pagar Alam sendiri merupakan salah satu Kota Perjuangan di Sumatera Selatan.
Baca Juga: Wakili TNI AD, Yonif 328 Ikuti Latma MARARA 24 di Tahiti
"Pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih ini direncanakan akan dijadwalkan pada Kamis, 27 Juni 2024 (tentatif) dan akan melibatkan 40 orang penyelenggara, serta warga masyarakat Kota Pagar Alam," tulis keterangan Pendam II/Sriwijaya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































