Atraksi Prajurit Wanita TNI AD Patahkan Besi dan Hancurkan Batu

Jakarta, IDM - Prajurit wanita TNI AD (Kowad) memamerkan atraksi memukau saat gelaran HUT ke-65 Kostrad di Lapangan Hitam, Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Pendivif 2 Kostrad, para srikandi ini mempersembahkan demonstrasi pencak silat yang bukan sekadar seni bela diri, melainkan simbol disiplin, semangat juang, serta profesionalisme prajurit wanita Angkatan Darat.
"Setiap jurus yang dilancarkan mengundang decak kagum, menegaskan ketangguhan dan dedikasi mereka yang sejajar dengan prajurit pria," tulis keterangan Pendivif 2 Kostrad.
Baca Juga: Arab Saudi Tertarik Gabung Latihan Militer di Indonesia, Salah Satunya Super Garuda Shield
Serda (K) Rahma asal Surabaya yang berhasil mematahkan besi dragon 10 dengan presisi. Rahma sendiri adalah seorang atlet pencak silat yang berprestasi sejak masih sipil.
Kemudian ada Serda (K) Putri Rahmadania mantan paskibra cantik dari Palembang yang pernah mengikuti pasukan upacara bendera merah putih di IKN pada tahun 2024 juga menunjukkan eksistensinya saat mematahkan batu hebeel 7.
Selanjutnya atraksi gabungan Serda (K) Adinda dan Serda (K) Tamara tampil sebagai fighter dengan teknik pertahanan dan serangan penuh energi berhasil mengalahkan musuh-musuhnya.
Baca Juga: TNI Siaga 1, Berikut Poin-poin Telegram Panglima soal Perkembangan Situasi Timur Tengah
“Bisa tampil di hadapan Panglima TNI dan seluruh jajaran TNI adalah kehormatan besar bagi saya. Ini bukan hanya tentang menunjukkan kemampuan bela diri, tetapi juga membuktikan bahwa prajurit wanita mampu berdiri sejajar dengan prajurit pria dalam mengemban tugas. Saya bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini,” ujar Dania.
Demonstrasi Kowad menjadi salah satu moment paling berkesan dalam peringatan HUT ke-65 Kostrad.
"Kehadiran mereka lebih dari sekadar hiburan, aksi ini adalah simbol ketangguhan prajurit wanita yang siap mengabdi demi bangsa dan negara," tulis Pendivif 2 Kostrad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































