Atase Pertahanan Indonesia Kunjungi Pabrik Senjata Thailand

Jakarta, IDM – Atase Pertahanan Indonesia di Bangkok, Kolonel Cke Faisal R. Hutagalung mengunjungi pabrik senjata Thailand, Chaiseri Metal and Rubber Co., Ltd pada Senin (13/1).
Mengutip Puspen TNI pada Kamis (16/1), kedatangan delegasi Indonesia diterima langsung oleh Karn Koolhiran selaku CEO pabrik tersebut. Adapun langkah ini dilakukan untuk memperkuat kerja sama strategis bidang pertahanan antara Indonesia dan Thailand.
Baca Juga: TNI AL Usulkan Letjen Marinir Ali Sadikin Jadi Pahlawan Angkatan Laut
Pada kunjungan tersebut, pabrik senjata Thailand mengenalkan inovasi unggulan yang telah dibuat, termasuk kendaraan lapis baja First Win AFV yang telah diakui secara internasional. Armada itu juga akan ditampilkan pada pameran Indo Defence 2025 di Jakarta.
Selain itu, Chaiseri juga menunjukkan kolaborasi yang dilakukannya dengan industri pertahanan Indonesia, khususnya PT Pindad. Kerja sama itu digelar dalam bentuk transfer teknologi dan pengembangan kendaraan militer.
Baca Juga: Pelatihan Komcad Ditingkatkan, Ada Teknologi Siber dan Operasi di Lingkungan Perkotaan
"Termasuk menempatkan tenaga ahli untuk pelatihan teknis," tulis keterangan tersebut.
Selain mempererat hubungan bilateral kedua negara, kunjungan ini sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kapasitas teknologi militer melalui kolaborasi internasional. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































