Atase Pertahanan Australia Kunjungi Kopassus Bahas Latma dan Pendidikan Militer

Jakarta, IDM – Office Call Atase Pertahanan Australia Brigjen Micah Batt, CSC, DSM mengunjungi Mako Kopassus Cijantung. Kedatangannya disambut langsung Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi.
Dilansir keterangan dari Penkopassus, Jumat (10/10), kedatangan Micah Batt didampingi Staf Kedubes Australia. Dalam kunjungan tersebut, Panglima Kopassus melaksanakan diskusi mengenai kerjasama militer, baik latihan bersama dan pendidikan militer yang dilaksanakan oleh kedua negara.
Baca Juga: RS Marinir Cilandak Kini Punya Unit Pengelola Darah, Donor Dibuka Setiap Hari
Usai melaksanakan kegiatan diskusi, Panglima Kopassus dan Atase Pertahanan Australia saling bertukar cindera mata yang menandai kerja sama dan kedekatan kedua negara.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara Panglima Kopassus didampingi Pejabat Utama, Atase Pertahanan Australia dan Staf Kedubes Australia di depan Gedung Makopassus.
Baca Juga: Lanud J.A. Dimara Tanam 530 Bibit Jeruk, Danlanud: Dapat Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat
Untuk diketahui Kopassus dan Australia sering melakukan kegiatan bersama. Pada bulan Juli 2025 lalu kedua negara menggelar latihan gabungan Talisman Sabre dan Trisula Wyvern 2025 di Australia.
Kemudian pada 17 Oktober mendatang Indonesia dan Australia juga akan menggelar Latma Wirrajaya Ausindo. Latma ini melibatkan gabungan 100 prajurit dari Yonif 411/Pandawa Kostrad dan prajurit Yonif 516/CY, serta 100 personel Australian Defence Force (ADF). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































