HANKAM

Lanud J.A. Dimara Tanam 530 Bibit Jeruk, Danlanud: Dapat Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat

Danlanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto
Danlanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto memberikan pernyataan pers usai acara penanaman 530 bibit jeruk dalam rangka mendukung ketahanan pangan.

Jakarta, IDM – Untuk mendukung salah satu program prioritas pemerintah, yaitu ketahanan pangan, Lanud J.A. Dimara menanam 530 bibit jeruk manis di base ops Lanud J.A. Dimara, Merauke.

Dikutip dari rilis Penerangan TNI AU yang diterima Jumat (10/10), kegiatan penanaman bibit yang dipimpin Danlanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto tersebut ditanam di lahan seluas dua hektare.

Baca Juga: TNI AD Sudah Renovasi 5.000 Rumah Dinas Prajurit di 400 Koramil

Beny menyampaikan penanaman bibit jeruk manis ini menjadi langkah nyata Lanud J.A. Dimara dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan.

Melalui pemanfaatan lahan kosong di sekitar Lanud, jelas Beny, penanaman ini diharapkan dapat menghasilkan nilai produktif yang tidak hanya bermanfaat bagi satuan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Atas tergelarnya acara ini, Beny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang mendukung di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Selatan, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Merauke atas dukungan yang diberikan, baik berupa bibit, pembinaan teknis, maupun pendampingan.

Baca Juga: RS Marinir Cilandak Kini Punya Unit Pengelola Darah, Donor Dibuka Setiap Hari

“Dukungan ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tegas Danlanud.

Selain itu, Danlanud juga memberikan apresiasi kepada Kompi Produksi Ketahanan Pangan Lanud J.A. Dimara yang selama tiga minggu telah bekerja keras mengolah lahan tidak produktif menjadi lahan yang siap ditanami dan memiliki nilai manfaat. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.