Aspotmar KSAL Sampaikan Potensi Kelautan di Pulau Sekatung Natuna

Jakarta, IDM - Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah melaksanakan safari ramadhan dengan berkunjung ke Pulau Sekatung, Jumat (31/3).
Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung potensi maritim yang ada, sekaligus meninjau personel Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) di Natuna Utara.
Alamsyah yang didampingi Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irianto bertatap muka dengan prajurit Satgas Marinir pulau Sekatung dan meninjau fasilitas pendukung dalam bertugas.
Baca Juga: Tiba di Jakarta, Belasan Pesawat Tempur Siap Meriahkan Acara Puncak HUT ke-77 TNI AU
Menurutnya, keberadaan pulau Sekatung merupakan titik dasar perbatasan NKRI di bagian Natuna Utara yang harus dijaga.
"Melihat potensi kemaritiman yang ada di pulau Sekatung, perlu untuk didukung yang nantinya bisa dikembangkan, baik itu sumberdaya ataupun prasarananya," ujar Alamsyah dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (1/4).
Alamsyah pun mengajak para prajurit beserta masyarakat untuk tetap memanfaatkan potensi potensi alam yang ada bisa diberdayakan sebagai pengembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Aksi TIM EOD Satgas Kizi TNI Jinakkan Bom di Pasar Lobaye Mbaiki
Ia juga menyambangi Posal Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga, Natuna, sekaligus meninjau Taman Bahari Nusantara (TBN), Desa Sabang Mawang Barat.
Alamsyah meninjau Saung Pintar 262, menyerahkan tali asih kepada guru bimbingan belajar, menyerahkan paket sembako kepada masyarakat, bantuan alat tulis untuk murid, dan alat olah raga kepada pemuda Karang Taruna setempat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































