Asops Panglima TNI Gelar Periksa Kesiapan Operasi Satgas Pamtas Mobile Yonif MR 411 Kostrad

Jakarta, IDM - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melaksanakan periksa kesiapan operasi (riksiapops) Satgas Pamtas Mobile Yonif MR 411 Kostrad didampingi Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad Brigjen TNI Primadi Saiful Sulun di Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (10/6).
Pemeriksaan kesiapan operasi ini ditandai dengan paparan dari Danyonif Mekanis Raider 411/Pandawa/6/2 Kostrad Letkol Inf Subandi mengenai keadaan daerah operasi, rencana pelaksanaan tugas serta penyiapan tugas. Usai menerima paparan, dilakukan gelar pasukan dan menampilkan perlengkapan, pemeriksaan, dan pengarahan.
Baca Juga: Luncurkan Serangan Balasan, Ukraina Klaim Pukul Mundur Rusia di 3 Wilayah
Rahmad menyampaikan, ucapkan terima kasih kepada komandan batalyon yang telah menyiapkan semuanya dan saya nyatakan Yonif MR 411/Pandawa siap berangkat tugas operasi.
"Selain itu, bertempur itu adalah siasat yang artinya, prajurit Cakra itu harus paham betul apa tugas pokoknya serta harus menguasai medan pertempuran dan kalian harus menguasai 8 penjuru angin," ucap Rahmad.
Baca Juga: Usai Gencatan Senjata 24 Jam, Konflik Sudan Kian Memanas
Asops panglima TNI menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk jangan lengah di mana kita berada dan harus tetap waspada.
"Saya doakan berhasil dan mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan keselamatan," tutupnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































