Asops Panglima, Polresta Bogor Hingga Waasops KSAD Terima Brevet Kehormatan Setia Waspada

Jakarta, IDM – Sejumlah personel diantaranya Asops Panglima TNI, Waasops Panglima TNI, Waasops KSAD, Polresta Bogor, Setpres RI dan Setwapres RI mendapatkan brevet kehormatan Setia Waspada.
Brevet ini disematkan langsung Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayor Jenderal TNI Achiruddin di Mako Paspampres, Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa, (21/1).
Baca Juga: Latihan Dopper, 322 Siswa Marinir Dihujani Peluru
Dikutip dari keterangan instagram resmi Paspampres, @ppid.paspampres, Selasa, (21/1) Achiruddin menyampaikan bahwa penyematan brevet ini merupakan penghargaan dan penghormatan yang diberikan kepada personel yang berkontribusi, turut serta dan terlibat langsung dalam operasi Pengamanan VVIP, serta sebagai wujud kepercayaan yang diberikan khusus keluarga besar Paspampres kepada Prajurit maupun personel yang terpilih dan terselektif.
Baca Juga: Pembangunan Batalyon TNI AD di Flores untuk Bantu Kesejahteraan Masyarakat
Sejatinya Brevet Setia Waspada adalah simbol kualifikasi khusus bagi Prajurit Paspampres yang mengemban tugas Pengamanan Presiden, Wakil Presiden beserta keluarga, serta Tamu negara setingkat Kepala Negara. Brevet Setia Waspada Paspampres memiliki nilai moral dan dapat dimaknai sebagai wujud tanggung jawab, kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara secara utuh. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































