HANKAM

Latihan Dopper, 322 Siswa Marinir Dihujani Peluru

Siswa Marinir Latihan Dopper.
Gubernur AAL Laksamana Muda Dato Rusman meninjau latihan dopper 322 siswa Marinir yang tergabung dalam pendidikan komando, Puslatpurmar 5 Baluran, Situbondo, Senin (20/1). (Foto: Dok. AAL)

Jakarta, IDM – Sebanyak 322 siswa Marinir yang tergabung dalam pendidikan komando (Dikko) angkatan ke-175 tahun 2024, mengikuti latihan dopper di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Senin (20/1).

Adapun 322 siswa Marinir tersebut terdiri dari 46 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), 90 personel pendidikan pertama bintara (Dikmaba) XLIV/I, dan 186 personel pendidikan pertama tamtama (Dikmata) XLIV/I.

Baca Juga: Lawatan ke Singapura, Menhan Sjafrie Bahas Penguatan Industri Pertahanan ASEAN

Pada kesempatan tersebut, Gubernur AAL Laksamana Muda Dato Rusman yang meninjau kegiatan dopper menjelaskan, latihan ini merupakan bagian dari tahap dasar komando yang harus dilalui para siswa pendidikan Marinir.

"Dopper bertujuan memberi pengalaman dan keterampilan bergerak di bawah lintasan tembakan peluru tajam, agar siswa memiliki keyakinan, keberanian, dan kemampuan bergerak menuju sasaran dengan teknik yang baik dan benar," jelasnya, dikutip dari laman AAL, Selasa (21/1).

Siswa Marinir Latihan Dopper.
(Foto: Dok. AAL)

Dato juga menekankan kepada para siswa untuk selalu menjaga kesehatan, disiplin, dan semangat selama menjalani latihan yang masih panjang. Dia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan semangat juang para taruna dalam menghadapi tantangan latihan yang berat.

Baca Juga: Menhan Sjafrie: Indonesia Dorong Pembentukan Fasilitas Pelatihan Bersama di ASEAN

"Kehadiran para pejabat tinggi AAL dalam peninjauan ini menunjukkan komitmen institusi kami terhadap kesuksesan latihan dan pengembangan kemampuan para taruna," imbuhnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.