HANKAM

Asops KSAL Gembleng Prajurit TNI AL Kuasai Seni Diplomasi Maritim

Yayan Sofiyan dan I Gung Putu Alit Jaya
Asops KSAL Laksda TNI Yayan Sofiyan dan Pangkoarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya berfoto bersama ribuan prajurit usai pembekalan diplomasi TNI AL di Surabaya, Kamis (3/9). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda TNI Yayan Sofiyan membekali prajurit TNI AL dengan kemampuan diplomasi maritim. Pembekalan ini berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/9).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya menghadiri langsung acara tersebut. Selain diikuti prajurit di Surabaya, pembekalan ini juga terhubung secara dalam jaringan (video conference) dengan markas Koarmada I dan Koarmada III.

Baca Juga: Matangkan Latihan Laut SGS 2026, TNI AL dan AS Kerahkan 4 Kapal Perang

Agenda ini memperluas wawasan prajurit mengenai peran diplomasi dalam mendukung tugas-tugas TNI AL. Dinamika lingkungan strategis yang terus berubah menuntut prajurit memiliki kecakapan komunikasi yang baik saat berinteraksi dengan masyarakat internasional.

Dalam paparannya, Yayan menyampaikan prinsip diplomasi dan teknik penyampaian pesan untuk melindungi kepentingan nasional di laut. Ia menekankan, kemampuan berkomunikasi menjadi unsur vital dalam membangun kerja sama yang efektif.

Yayan merinci enam prinsip komunikasi efektif, yakni rasa hormat (respect), kejelasan (clarity), sikap membangun (constructiveness), akurasi data (accuracy), konsistensi (consistency), serta kerahasiaan informasi (confidentiality).

Baca Juga: Kemhan Berguru Pengembangan Komcad dengan AS, Jalin Kemitraan dan Bahas Latihan Militer

"Kemampuan melakukan small talk atau memulai dan menjaga percakapan tetap hangat turut menjadi bagian dari kecakapan komunikasi yang diperlukan dalam membangun interaksi," ujar Yayan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (4/9).

Penguasaan seni komunikasi ini disiapkan agar seluruh prajurit di tiga komando armada siap menjalankan peran sebagai penjaga kedaulatan sekaligus diplomatis bangsa saat bertugas di perbatasan maupun misi internasional.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.