HANKAM

Aslog KSAU: Pengadaan Barang dan Jasa di TNI AU Harus Transparan serta Bertanggung Jawab

Aslog KSAU.
Aslog KSAU Marsda TNI Nur Surachman saat Rapat Koordinasi Penyusunan Usul Pesanan (UP) Tahun Anggaran 2026 untuk satuan kerja Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Asisten Logistik (Aslog) KSAU Marsda TNI Nur Surachman menegaskan, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan TNI Angkatan Udara (TNI AU) harus dilakukan secara transparan serta bertanggung jawab, dengan terus meningkatkan akuntabilitas dan integritas dalam seluruh proses pengadaannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Aslog KSAU dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Usul Pesanan (UP) Tahun Anggaran 2026 untuk satuan kerja Mabesau yang digelar di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbani, Jakarta, Kamis (26/6).

Baca Juga: Rumah Dinas TNI AD di Cimahi Ditetapkan Jadi Cagar Budaya

“Seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing dengan penuh kesadaran dan pemahaman terhadap seluruh proses pengadaan,” ungkap Marsda TNI Nur Surachman.

Rapat Koordinasi Penyusunan Usul Pesanan.
Rapat Koordinasi Penyusunan Usul Pesanan (UP) Tahun Anggaran 2026 untuk satuan kerja Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Administrasi dan Logistik TNI AU (Kadisadaau) mengingatkan bahwa proses Usul Pesanan (UP) harus dilakukan dengan cermat, terencana, serta penuh tanggung jawab. Pasalnya, UP merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam siklus pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga: Stripping Pesawat KT-1B, Depohar 10 dan KAI Perkuat Kolaborasi Teknis Pemeliharaan

“UP adalah pondasi utama. Kualitas perencanaan akan sangat mempengaruhi pelaksanaan di tahap berikutnya. Dan keberhasilan pengadaan tidak lepas dari sinergi yang solid antara perencana, pelaksana, verifikator, serta pengawas,” ujar Kadisadaau dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (27/6). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.