HANKAM

Rumah Dinas TNI AD di Cimahi Ditetapkan Jadi Cagar Budaya

Rumah Dinas TNI AD.
Rumah dinas Wakil Komandan Pusdikhub TNI AD di Jalan Kartini E-48, Baros, Cimahi resmi ditetapkan menjadi cagar budaya. Penetapan dilakukan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Cimahi. (Foto: Dok. Pemkot Cimahi)

Jakarta, IDM – Rumah dinas Wakil Komandan Pusdikhub TNI AD di Jalan Kartini E-48, Baros, Cimahi resmi ditetapkan menjadi cagar budaya. Penetapan dilakukan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Cimahi.

Dilansir keterangan dari laman Pemkot Cimahi, Jumat (27/6) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan selain rumah dinas tersebut bangunan SMPN 1 Cimahi di Jalan Rd. Embang Artawidjaja dan Gedung Anom Kebon Kopi di Jalan Kebon Kopi juga ditetapkan menjadi cagar budaya.

Baca Juga: Stripping Pesawat KT-1B, Depohar 10 dan KAI Perkuat Kolaborasi Teknis Pemeliharaan

Lebih lanjut ia mengatakan dengan penetapan, maka Pemkot Cimahi memiliki kewenangan untuk melakukan pelestarian bangunan-bangunan tersebut.

"Agar bangunan ini tidak berubah. Dan tentunya masih dalam pengawasan pemerintah Kota Cimahi bagaimana melestarikan bangunan ini agar tetap berdiri tegak kokoh, jadi jangan sampai cagar budaya kita hancurkan," ujarnya.

Rumah Dinas TNI AD.
(Foto: Dok. Pemkot Cimahi)

Penetapan cagar budaya ini kata Ngatiyana juga merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang memperjuangkan dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rumah Dinas TNI AD.
(Foto: Dok. Pemkot Cimahi)

"Itu mengingat sejarah agar anak-anak kita nanti, cucu kita nanti tahu sejarah tentang perjuangan zaman dulu. Makanya cagar budaya tidak dilupakan untuk mengingatkan sejarah ini kepada anak-anak cucu kita nanti," kata Ngatiyana.

Rumah Dinas TNI AD.
(Foto: Dok. Pemkot Cimahi)

Rumah dinas bergaya Indische Empire Stjil

Berdasarkan Sistem Aplikasi Data Kebudayaan Terpadu Kota Cimahi diakses, Jumat (27/6) rumah dinas Wakil Komandan Pusdikhub TNI AD dibangun di masa Kolonial Belanda sekitar tahun 1900-an. Rumah ini bergaya atau langgam Indische Empire Stjil.

Baca Juga: TNI AL dan Angkatan Laut Inggris Tingkatkan Kerja Sama Diklat dan Industri Pertahanan

Rumah dinas memiliki bentuk denah letter L. Bentuk atap bangunan tersebut adalah pelana dan perisai dengan kemiringan sekitar 459 dan genteng tembikar (plentong) sebagai penutupnya.

Ekspresi bentuk Rumah Dinas Wadan Pusdikhub sangat mencerminkan bangunan tropis. Hal tersebut sangat tercermin pada dinding bangunan yang cukup tinggi, serta kemiringan atap yang cukup curam, sebagai adaptasi desain terhadap kondisi setempat (iklim dan budaya), dipadukan dengan aksen gaya Eropa. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.