Asintel Panglima TNI Kumpulkan Dansat dan Aparat Intelijen TNI Kepri, Tekankan Kesiapsiagaan Ancaman

Jakarta, IDM – Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto mengumpulkan para komandan satuan dan aparat intelijen TNI wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Pengarahan Asintel Panglima TNI itu dilaksanakan di Ballroom Hotel Mariot Harbour Bay Batam, Kepri, Kamis (16/4).
Baca Juga: Manuver KRI Nala dan Badik Amankan Perbatasan RI-Malaysia di Karang Unarang
Dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, pengarahan tersebut menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, mulai dari ancaman hybrid, konflik antarnegara, hingga perkembangan situasi kawasan yang berpotensi berdampak pada stabilitas nasional.
“Aparat intelijen dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan deteksi dini, serta ketajaman analisis guna mengantisipasi setiap potensi ancaman secara cepat dan tepat,” tulis siaran pers Puspen TNI, dikutip Sabtu (18/4).
Selain itu, Rio menekankan, penguasaan teknologi dan pemanfaatan media sosial menjadi faktor penting dalam menghasilkan produk intelijen yang akurat, relevan, dan mampu mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara efektif.
“Kesiapan dan adaptasi terhadap perkembangan zaman menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan NKRI,” kata Rio. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































