Asah Kesiapan Operasi, Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Latihan Survival Dasar

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Destianto secara resmi membuka Latihan Survival Dasar Lanud Halim Perdanakusuma di Shelter Wing Udara 1, Jakarta, Senin (15/1).
Sebagai lanud operasional dengan beberapa skadron udara di dalamnya, Lanud Halim Perdanakusuma dituntut untuk selalu memiliki kesiapan dalam operasi. Untuk itu, latihan ini digelar sebagai salah satu penunjang pelaksanaan tugas pokok Lanud Halim Perdanakusuma khususnya dalam hal pembinaan kemampuan dan kesiapan para pesonelnya.
Baca Juga: Punya Racikan Obat Manjur, Dokter Tim K24 Pandawa Jadi Idola Masyarakat Keneyam
Pada dasarnya, pelaksanaan Latihan Survival Dasar bertujuan untuk melatih serta memelihara kemampuan awak pesawat dalam bertahan hidup dan mencari pertolongan dalam kondisi darurat. Salah satunya yaitu saat pesawat terpaksa melaksanakan pendaratan darurat, baik di wilayah daratan maupun perairan.

Melansir keterangan Penerangan Lanud Halim Perdanakusuma dalam Instagram @lanud_halim_perdanakusuma, latihan ini diikuti oleh sebanyak 75 peserta, yang terdiri dari anggota kru pesawat, baik penerbang, navigator, kru teknik, pramugari, serta Pramuka Saka Dirgantara. Dalam latihan kali ini, mereka mendapat sejumlah materi seperti jungle survival; ilmu peta; ilmu tumbuhan dan hewan; teori rapling dan tali temali; serta teori sea survival.
Baca Juga: Pesawat Keempat C-130J Super Hercules Dijadwalkan Tiba di Indonesia pada Akhir Januari 2024
Kepada puluhan peserta, Marsma TNI Destianto berpesan agar mereka melaksanakan seluruh fase latihan dengan serius dan sungguh-sungguh.
“Ikuti instruksi dari pelatih, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam proses latihan,” kata dia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































