Asah Jiwa Militan, Ratusan Siswa Setukba TNI AU Laksanakan Jurit Tangkas

Jakarta, IDM - Sebanyak 190 siswa Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Angkatan 42 melanjutkan latihan berganda (Latganda) dengan mengikuti praktek jurit tangkas (Jurkas) di Dusun Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (25/5).
Adapun materi Jurkas yang harus dilakukan oleh para siswa Setukba tersebut adalah peluncuran, titian dua tali, dan rayap tambang.
Baca Juga: Dukung Operasi Pertempuran, Prajurit Yonzeni 2 Marinir Terobos Medan Ranjau
Dalam implementasinya, 190 siswa dibagi menjadi 12 regu. Untuk menuju lokasi Jurkas, mereka terlebih dahulu melakukan patroli dari bivak dengan jarak yang mencapai 4 km.

"Tujuan dilaksanakannya jurit tangkas ini agar siswa Setukba TNI AU A-42 dapat melaksanakan kegiatan peluncuran dengan baik dan benar, sehingga timbul jiwa militan, fisik dan mental yang baik," tulis Penerangan Lanud Adi Soemarmo.
Usai kegiatan Jurkas, para siswa kemudian melanjutkam latihan dengan mengikuti kegiatan survival.
Baca Juga: Sekolah Tinggi Hukum Militer Gelar Kompetisi Debat Hukum antar Perguruan Tinggi
Latihan ini digelar di Telaga Cicikan dengan materi antara lain membuat jerat, panah memanah, serta berburu hewan buas, seperti ular cobra dan piton.
Kegiatan survival ini sekaligus menjadi sarana para siswa untuk mengaplikasikan pelajaran untuk bertahan hidup (survival) di medan yang sebenarnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































