AS Soroti Potensi Kerja Sama Bidang AI dan Keamanan Siber dengan Indonesia

Jakarta, IDM – Kedutaan Besar Amerika Serikat mengungkapkan sejumlah potensi bidang kerja sama yang dapat dilakukan bersama Indonesia.
"Masih banyak bidang lain yang dapat dijajaki oleh kedua negara kita, dengan teknologi lintas industri dan dual-use technologies (untuk militer dan sipil)" ungkap Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat Heather C. Merritt kepada Indonesia Defense Magazine, di Indo-Defence 2025, Jakarta, Rabu (11/6).
Baca Juga: Jajaran TNI AD Sudah Gunakan Maung “Pandu” yang Baru Diresmikan Prabowo
Heather menyoroti peluang kerja sama pada bidang teknologi kecerdasan buatan (AI) hingga keamanan siber (cyber security). Ia menilai kedua bidang ini akan terusnberkembang.
"Kami memiliki peluang tambahan untuk (menghadirkan) teknologi terbaik AS yang tersedia bagi Indonesia, baik untuk penggunaan sipil (dan militer) di industri kedirgantaraan, AI, hingga keamanan siber. Saya pikir itu merupakan bagian dari pendekatan baru AS," lanjutnya.
Sampai saat ini, Amerika Serikat mengaku negaranya menjadi salah satu mitra strategis untuk mendukung kekuatan pertahanan Indonesia, terutama dalam bidang dirgantara, baik dalam pengadaan armada udara, memberikan pelatihan teknologi dan keselamatan operasional penerbangan serta berkontribusi dalam pemeliharaan dan perbaikan pesawat.
Baca Juga: Baranahan dan PTDI Sepakati Kontrak Pembelian 6 Helikopter AW189
"AS adalah mitra negara pilihan, kami siap untuk menciptakan solusi yang siap untuk masa depan Indonesia Emas, membantu upaya modernisasi di seluruh ekosistem kedirgantaraan, pertahanan, dan keamanan," kata Heather.
Adapun sejumlah alutsista buatan Amerika Serikat yang masih digunakan oleh TNI sampai saat ini, di antaranya pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, pesawat angkut C-130 Hercules, C-130J Super Hercules, helikopter serbu Apache AH-64E, helikopter Bell 412 dan 505, hingga senapan M14 dan M24 sniper weapon system. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































