HANKAM

Arahan Presiden, TNI AD Target Rampungkan Jembatan di Seluruh Indonesia 1,5 Tahun

Kodim 0808/Blitar
Prajurit dari Kodim 0808/Blitar melakukan pengecekan terhadap salah satu jembatan yang jadi target pembangunan. (Foto: Kodam V/Brawijaya)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto pihaknya menargetkan pembangunan jembatan di seluruh Indonesia rampung 1,5 tahun.

"Sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun," kata Maruli seperti dikutip dari keterangan Dispenad, Jumat (9/1).

Baca Juga: Dua Pendulang Emas SEA Games 2025 Dapat KPLB dari Panglima TNI, Lifter Rizki Juniansyah Naik Dua Pangkat

Lebih lanjut Maruli menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terkhusus terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sebelumnya dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Tahun 2025 di Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025 lalu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan di berbagai daerah terpencil menjadi prioritas utama pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang aman bagi seluruh anak Indonesia.

Baca Juga: TNI AD Klarifikasi Isu Jemput Paksa Pelda Chrestian Namo

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ia telah menerima banyak laporan langsung dari masyarakat melalui kanal digital mengenai kondisi infrastruktur pendidikan yang sangat memprihatinkan. Sebagai respons, Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan yang akan memfokuskan pembangunan hingga 300 ribu jembatan di berbagai wilayah Indonesia. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.