Antisipasi Kondisi Darurat, Lanud SIM Gelar Latihan Airport Contigency and Emergency

Jakarta, IDM - Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, berkolaborasi dengan sejumlah stakeholders terkait, menggelar latihan Airport Contigency and Airport Emergency beberapa waktu lalu dalam rangka meningkatkan performa dan kemampuan personel dalam mengatasi kondisi darurat kebandaraan.
Secara khusus, latihan ini digelar untuk menguji sistem dan prosedur; kemampuan dan keandalan sumber daya manusia serta peralatannya; melatih kemampuan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi di antara instansi atau unit terkait.
Baca Juga: Sidang Perdana, Berikut Dakwaan Tiga Anggota TNI Pelaku Penganiayaan Imam Masykur
“Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan performa personel dan instansi terkait serta fungsi komando, koordinasi dan komunikasi dalam menghadapi keadaan darurat untuk dapat memberikan pertolongan yang cepat serta meminimalisir jatuhnya korban dan dampak lain yang ditimbulkan,” ungkap Komandan Lanud SIM, Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono dikutip dari keterangan foto di instagram @militer.udara, Selasa (31/10).

Dalam latihan tersebut diskenariokan, pesawat bintang air dengan tipe B737-400 yang mengangkut 148 penumpang tergelincir di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda. Akibatnya, pesawat dengan flight number BA 123 itu mengalami kondisi patah pada bagian sayapnya dan terbakar.
Baca Juga: 20 Prajurit TNI AL Jalani Kursus Calon Pengawak Operator Pusat Informasi Tempur
Merespons kejadian itu, para personel Lanud SIM beserta instansi yang tergabung dalam Komite Penanggulangan Keadaan Darurat Bandara dengan sigap menuju lokasi untuk memadamkan api serta mengevakuasi para penumpang. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































