HANKAM

Antisipasi Keadaan Darurat, Puluhan Penerbang Tempur Ikuti Latihan Parasailing 'Emergency Escape and Eject'

Koopsud II
Koopsud II menggelar latihan parasailing 'Emergency Escape and Eject' TA 2023. (Foto: Dok. Instagram @koopsud.II)

Jakarta, IDM - Komando Operasi Udara (Koopsud) II menggelar latihan parasailing 'Emergency Escape and Eject' TA 2023 di kawasan perairan Tanjung Benoa, Badung, Bali beberapa waktu lalu.

Sebanyak 30 penerbang tempur ambil bagian dalam latihan ini. Dikutip dari keterangan Penerangan Koopsud II, Rabu (18/10) dijelaskan, puluhan penerbang itu berasal dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi; Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin; Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi; Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi; dan Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh.

Baca Juga: KSAD Beri Bantuan Kendaraan Operasional untuk Ponpes di Jatim

Pada dasarnya, latihan digelar untuk meningkatkan kemampuan para penerbang pesawat tempur, khususnya saat melaksanakan prosedur keluar dari pesawat menggunakan kursi lontar untuk menyelamatkan diri apabila dalam kondisi darurat.

Koopsud II
Penerbang tempur yang mengikuti latihan parasailing 'Emergency Escape and Eject' TA 2023. (Foto: Dok. Instagram @koopsud.II)

Dalam latihan ini diskenariokan pesawat mengalami permasalahan sehingga penerbang harus menyelamatkan diri dengan kursi lontar (eject seat) dan melakukan pendaratan dengan aman.

Baca Juga: Kapal Cepat Rudal 60 Meter KRI Tombak-629 Berganti Komandan

"Para penerbang tempur melaksanakan terbang dengan parasailing yang kemudian ditarik dengan kapal cepat dalam latihan ini," tulis Penerangan Koopsud II.

Selanjutnya, mereka juga berlatih pendaratan di perairan dengan cara melepas tali pengaman parasut parasailing. Puluhan penerbang itu harus melompat di laut dari ketinggian sekitar 2 meter agar tidak terlilit parasut ketika mendarat di perairan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.