Anjangsana ke Try Sutrisno, Pesannya agar TNI Solid dan Menjaga Persatuan

Jakarta, IDM – Dalam rangka memperingati HUT ke-80, TNI melaksanakan anjangsana ke kediaman mantan Panglima TNI ke-10, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno di Jakarta Pusat, Kamis (25/9).
Anjangsana dipimpin oleh Pa Sahli Tingkat III bidang Jahpers Sahli Panglima TNI Laksda TNI Ari Hendrawan.
Baca Juga: HUT ke-80 TNI, Marinir Bakal Pamer Atraksi Perang Kota hingga Beladiri Kolaborasi Tank
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno menyampaikan pesan agar TNI senantiasa menjaga soliditas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Kita tidak boleh melupakan persatuan,” tegasnya.
Sementara itu, Laksda TNI Ari Hendrawan menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, serta berharap arahan dari para senior menjadi bekal bagi TNI dalam mengemban amanah di masa mendatang.
“Kami sangat mengharapkan arahan dari Bapak,” ungkapnya.
Baca Juga: Tiba di Lanud HLP, Pesawat Latih hingga Tempur TNI AU Bersiap Jelang Demo Udara HUT ke-80 TNI
Kegiatan anjangsana berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi antara generasi penerus dengan para sesepuh TNI yang telah berjasa membesarkan institusi TNI.
Turut hadir dalam kegiatan anjangsana, yakni Pa Sahli Tingkat II Wassus Bidang LH dan Wassus Sahli Panglima TNI Brigjen TNI Asep Ridwan, Pa Sahli Tingkat II Bidang Intekmil Sahli Panglima TNI Laksma TNI Gatot Sutomo, Pabandya Intekmil Kolonel Inf Djody Setiawan, serta Wakapuskersin Kolonel Inf Yusuf Rizal. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































