HANKAM

HUT ke-80 TNI, Marinir Bakal Pamer Atraksi Perang Kota hingga Beladiri Kolaborasi Tank

Marinir
Yonzeni 1 Marinir membangun simulasi gedung di Monas, Kamis (25/9) untuk persiapan atraksi perang kota dalam puncak perayaan HUT ke-80 TNI, pada 5 Oktober mendatang. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Korps Marinir terus mematangkan berbagai atraksi tempur yang akan ditampilkan dalam peringatan HUT ke-80 TNI. Sejumlah satuan dikerahkan untuk memastikan kesiapan, mulai dari pembangunan fasilitas simulasi hingga latihan demonstrasi yang akan disaksikan langsung masyarakat.

Salah satu persiapan penting dilakukan prajurit Batalyon Zeni (Yonzeni) 1 Marinir yang dipercaya membangun gedung simulasi perang kota di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (25/9). Pekerjaan ini dipimpin Komandan Kompi Zikon Lettu (Marinir) Ahmad Mudhofir, melibatkan prajurit dengan keahlian teknis keinsinyuran lapangan.

Gedung simulasi tersebut nantinya dipakai pasukan khusus TNI AL, seperti Komando Pasukan Katak (Kopaska); Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam); dan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dalam atraksi serbuan gedung pada acara puncak HUT ke-80 TNI di Monas, pada 5 Oktober.

Baca Juga: Enam Pati TNI AU Raih Wing Kehormatan dari Angkatan Udara Singapura

“Pembangunan gedung simulasi perang kota ini bukan hanya soal sarana latihan, tetapi juga wujud kesiapan TNI AL dalam memperlihatkan kemampuan tempurnya di hadapan rakyat Indonesia,” tegas Ahmad, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (26/9).

Di sisi lain, Batalyon Infanteri (Yonif) 2 Marinir juga mempersiapkan atraksi khusus melalui latihan beladiri perkelahian di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta. Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan fisik, teknik, serta mental juang prajurit.

Marinir
Prajurit Yonif 2 Marinir berlatih beladiri di atas tank. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Beladiri tersebut dikolaborasikan dengan pergerakan kendaraan tempur (ranpur) tank amfibi BMP-3F, sehingga menuntut prajurit menguasai setiap gerakan dengan presisi dan penuh semangat. Kolaborasi ini akan menjadi salah satu sajian atraktif dalam peringatan HUT ke-80 TNI.

Komandan Yonif 2 Marinir Letkol (Mar) Helilintar Setiojoyo Laksono, mengatakan latihan beladiri perkelahian tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun disiplin, kekompakan, dan jiwa korsa prajurit baret ungu.

Baca Juga: Wamenhan Ungkap Perang Baru Narrative Legal Warfare, Sasar Ekonomi hingga Politik Negara

“Kami ingin memberikan penampilan terbaik untuk bangsa dan negara dalam momentum besar HUT ke-80 TNI ini,” kata Helilintar.

Adapun rangkaian HUT ke-80 TNI sudah berlangsung sejak September dengan pameran alutsista dan TNI fair di Monas yang terbuka untuk masyarakat. Sejumlah kendaraan tempur, tank, helikopter, dan alutsista modern ditampilkan bersama panggung hiburan serta booth dari tiga matra.

Pada 2 Oktober, TNI AL akan menggelar sailing pass kapal perang (KRI) dan demonstrasi laut sebagai bagian dari rangkaian acara. Kegiatan ini menjadi prolog sebelum puncak perayaan.

Sementara itu, 5 Oktober menjadi puncak acara di Monas. Lebih dari 100 ribu prajurit TNI dari tiga matra akan terlibat dalam parade militer, defile pasukan dan alutsista, serta demonstrasi kemampuan tempur. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.