HANKAM

Angkut 190 Prajurit ke Indonesia, Jerman Gandeng TNI AL Gelar Latihan Bilateral

memberikan keterangan pers kepada awak media
Komandan Armada 2 Angkatan Laut Jerman Laksamana Muda Axel Schulz memberikan keterangan pers kepada awak media usai FGS Baden-Wurttemberg berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/9). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Angkatan Laut Jerman mengangkut sekitar 190 prajuritnya yang onboard di fregat Baden-Wurttemberg dan kapal pengisi bahan bakar FGS Frankfurt am Main untuk latihan bilateral lepas pantai (passex).

Komandan Armada 2 Angkatan Laut Jerman Laksamana Muda Axel Schulz menjelaskan kehadiran kedua kapal tersebut dalam misi Indo-Pacific Deployment (IDP) 2024 di Indonesia adalah untuk beroperasi dan berlatih bersama serta bertukar pandangan dengan TNI AL.

Baca Juga: Prabowo Minta Jerman Dukung Perdamaian Kawasan Indo-Pasifik, 2 Kapal Misi IPD24 Berlabuh di Jakarta

Schulz yang juga selaku komandan FGS Baden-Wurttemberg menyebut lewat misi IDP24 tersebut, TNI AL dan Angkatan Laut Jerman dapat saling belajar dari satu sama lain sekaligus menunjukkan solidaritas persahabatan antarkedua angkatan laut.

"Bagi kami, penting untuk menjaga dan membentuk aturan tatanan ruang internasional bersama-sama dan menunjukkan di lapangan, kami bersama dengan kawan, sekutu, dan mitra kami," kata Schulz kepada awak media di Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/9).

Pada kesempatan yang sama, Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Pangkoarmada RI Laksamana Pertama Dadang Sumantri mengatakan misi perjalanan IDP24 menjadi bukti nyata kerja sama yang erat antara TNI AL dan Jerman.

"Kunjungan kapal perang yang sekarang ini menunjukkan hubungan TNI AL dengan Angkatan Laut Jerman memang sudah terjalin baik dan itu ditunjukkan, kita saat ini juga sedang bekerja sama dalam berbagai pendidikan dan latihan," kata Dadang.

Baca Juga: Wakasau Soal Paint Scheme Pesawat Sukhoi 27/30: Ini Bukan Sekadar Estetika, Tapi Cerminan Identitas

Sebelum berlabuh di Tanjung Priok pada hari ini, 2 kapal Jerman tersebut menggelar latihan bilateral lepas pantai selama tiga hari yang berlangsung dari 23-25 September.

Adapun Angkatan Laut Jerman tengah melakukan misi perjalanan IPD24 yang melayari Samudera Pasifik dan Hindia sejak Juni hingga November mendatang. Saat ini, fregat FGS Baden-Wurttemberg dan FGS Frankfurt am Main, akan berlabuh di Jakarta dari 26-29 September. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.