Angkatan Laut Malaysia Akan Gelar Port Visit Kapal Perang di Surabaya

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Kerjaan Malaysia atau Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) dijadwalkan melaksanakan port visit kapal perang di Surabaya, pada Oktober 2023 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan pada pertemuan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Duta Besar Malaysia untuk RI Dato' Syed Mohamad Hasrin Aidid bin Tengku Hussin, Mabesal, Jakarta, Selasa (15/8).
Baca Juga: Satgas Yonif PR 330/Tri Dharma Bentangkan Bendera Raksasa di Sarang OPM
Rencananya, Panglima Tentara Laut Malaysia, Panglima Pendidikan dan Latihan Malaysia, dan Timbalan Panglima Armada Barat Malaysia hadir pada port visit kapal perang Malaysia, pada 7-10 Oktober 2023.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut Ali berterima kasih atas kerja sama yang dilaksanakan selama ini dan mengapresiasi atas kehadiran pihak Malaysia.
Baca Juga: Tingkatkan Minat Dirgantara, TNI AU Akan Gelar Pelangi Nusantara 2023 di Banyuwangi
"Kami juga berterima kasih atas kehadiran Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) pada event Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS), latihan dan patroli bersama Indonesia-Malaysia," ucap Ali dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (16/8).
Ali juga mengapresiasi atas suksesnya pelaksanaan Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition ke-16 (LIMA) 2023, di mana TNI AL juga ikut berpartisipasi dengan mengirimkan tiga kapal perang, yaitu KRI Kerambit-627, KRI Halasan-630, dan KRI Golok-688. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































