Angkatan Laut Indonesia dan Mesir Bahas Pertukaran Pelajar dan Latihan Militer Bersama

Jakarta, IDM – Komandan Satgas MTF XXVIII-P UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah melaksanakan courtesy call dengan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Mesir atau Port Said Naval Base Commander, Rear Admiral Waleed Sayed Mohkhtar, awal pekan ini.
Atase Pertahanan RI di Kairo, Kolonel Laut (P) Dafris Syahruddin turut mendampingi Anugerah dalam pertemuan yang dilakukan saat KRI Sultan Iskandar Muda-367 bersandar di Mesir.
Baca Juga: Kontingen Patriot Indonesia Akan Berparade di Sepanjang Kartavya Path, New Delhi
Pada perjumpaan tersebut, sejumlah isu pertahanan terkini menjadi pembahasan kedua perwakilan negara.
"Kedua belah pihak juga membahas isu dan konflik di Kawasan, terutama teluk Eden serta kondisi saat ini di Terusan Suez," tulis keterangan yang termuat di instagram @puspentni, dikutip pada Jumat (17/1).
Baca Juga: Tiba di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda Pelajari Situasi di Daerah Misi
Selain itu, mereka juga membahas beberapa kerja sama untuk meningkatkan kualitas Angakatan Laut masing-masing negara. Beberapa bentuk kolaborasi tersebut adalah pertukaran pelajar hingga latihan militer bersama.
Melalui kunjungan kehormatan itu, Rear Admiral Waleed berharap Satgas TNI Konga MTF XXVIII-P/UNIFIL yang sedang dalam perjalanan menuju Lebanon untuk mengemban misi perdamaian dapat merampungkan tugasnya dengan baik. (un)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































