Amankan Perbatasan Utara Laut Sulawesi, Kapal Perang TNI AL dan Philippine Navy Patroli Bersama

Jakarta, IDM - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Kakap-811, dari Satuan Kapal Patroli Lantamal VIII Manado, dan Pesud NC-212 dengan tali number U-6216 bersama dengan BRP Ismael Lamibao (PC 383) dan pesud NV-394 milik Philippine Navy melaksanakan patroli bersama di perairan Utara Laut Sulawesi.
Patroli bersama yang melibatkan dua unsur BKO Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II tersebut, adalah dalam rangka mendukung Operasi Patroli Terkoordinasi (Patkor) Philindo tahap-I TA. 2022 yang digelar di Utara Laut Sulawesi pada Selasa (29/3).
Komandan Guskamla Koarmada II, Laksma TNI I.G.P. Alit Jaya, mengatakan bahwa Patkor Philindo merupakan bentuk kerjasama Indonesia- Philipina dalam rangka pengamanan di perbatasan wilayah laut Indonesia – Philipina dengan patroli terkoordinasi yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Lebih lanjut Alit mengungkapkan jika tujuan operasi tersebut digelar, adalah untuk menangkal beragam isu miring yang terjadi di perbatasan Indonesia-Phillipina.
“Tujuan dari Operasi Patkor Philindo XXXVI-22 adalah untuk menangkal dan mengantisipasi berbagai isu yang muncul di Perbatasan Laut Indonesia – Phillipina. Diantaranya illegal fising, perompakan, pemerasan di laut, pelanggaran wilayah (Garwil), Illegal entry, penyelundupan Senpi dan aktifasi illegal lainnya, ” ungkap Alit.
Alit menambahkan bila Operasi Patkor Philindo XXXVI-22 adalah wujud pelaksanaan dari instruksi Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, yang selaras dengan program prioritas KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengenai pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi.

Adapun rangkaian pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi Rendezvous (RV) kedua unsur di perbatasan Indonesia – Philipina,setelah itu dilanjutkan acara pembukaan latihan, dan penyerahan cenderamata di geladak KRI KAKAP -811 oleh Komandan KRI KKP-811 Mayor Laut (P) Zunaidy Syah Sangel ke CDR Harvey R Lustre Komandan BRP Ismail Lomibao (PC 383), dan dilanjutkan Latihan Bersama.
Disela-sela patroli, dua unsur BKO Guskamla Koarmada II yaitu KRI KAKAP-811 dan pesud CN-212 dengan nomor lambung U-6216, beserta unsur dari Philipina yakni BRP Ismail Lamibao dan pesud NV-394 Philipine Navy, langsung melaksanakan Latihan bersama berupa: Simple manuevering exercise, Samaphorex, Flaghoist, Passex dan Pubex, selesai kegiatan latihan dilanjutkan dengan patroli di sektor wilayah masing-masing. (gin)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































