Amankan 2.000 Batang Ganja, 36 Prajurit Yonif Vira Jaya Sakti Diberikan Penghargaan oleh Pangkogabwilhan III

Jakarta, IDM - Sebanyak 36 prajurit dari Batalion Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti (VJS) mendapatkan penghargaan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto.
Penghargaan diberikan Lucky dalam upacara yang digelar di Pos Kotis Yonif 751/ VJS, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Jumat (15/5).
Baca Juga: Latma JCET 2026 Berakhir, Interoperabilitas Satbravo 90 Pasgat dan Pasukan Khusus AS Kian Solid
Para prajurit Satgas Swasembada Yonif 751/ VJS diganjar penghargaan karena berhasil mengamankan lebih kurang 2.000 batang pohon ganja di Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang, pada awal Mei ini.

Lucky menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, semangat juang, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.
Lucky melalui keterangan tertulisnya menyebut, keberhasilan ini sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika.
Baca Juga: Kronologi TNI AL Amankan 8 Ekor Burung Langka di Pelabuhan Sorong Papua
“Selain sebagai bentuk penghormatan atas prestasi yang diraih, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian,” kata Lucky, dikutip dari keterangan pers Kogabwilhan III.
TNI menegaskan komitmen untuk terus hadir di garis depan dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari bahaya narkotika. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































