Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Pokok dan Perlengkapan Darurat ke Sumatra

Jakarta, IDM – Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1989 mengirim bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatra menggunakan kapal bantu rumah sakit TNI AL, KRI Soeharso-990.
Pelepasan bantuan dilakukan di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (7/1), dipimpin langsung Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata.
Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Resmi Tutup Dikmaba dan Diktukba TNI AD di Jayapura
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah menjelaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah, sekaligus wujud pengabdian berkelanjutan kepada bangsa dan negara.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian bersama TNI dan Polri, khususnya alumni Akabri 89, untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra,” kata Wishnu dalam keterangannya, dikutip Kamis (8/1).

Bantuan yang dikirim meliputi bahan pangan, perlengkapan dapur, alat kebersihan, alat kerja, kebutuhan sandang, serta perlengkapan tidur. Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan KRI Soeharso-990 agar penyaluran bisa dilakukan lebih cepat, aman, dan tepat sasaran.
“KRI Soeharso-990 dimanfaatkan untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak, terutama ke daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujar Wishnu.
Baca Juga: Pangkohanudnas: Revitalisasi Kemampuan Pertahanan Udara Jadi Tulang Punggung Jaga Kedaulatan Negara
Sementara itu, dalam keterangan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, yang juga mewakili alumni Akabri 89, mengatakan pengiriman bantuan ini menjadi bagian dari sinergi dan kepedulian TNI-Polri dalam penanganan bencana.
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra,” kata Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































