Alih Tugas, KSAU Pimpin Sertijab Komandan Seskoau

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) di Seskoau, Lembang, Bandung, Selasa (16/5).
Jabatan ini diserahterimakan dari pejabat lama Marsda TNI Minggit Tribowo kepada Marsda TNI Elianto Susetio sebagai pejabat baru.
Seskoau merupakan bagian dari lembaga Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) tertinggi di tubuh TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang dituntut untuk menyiapkan sumber daya perwira dengan kualitas unggul dan mumpuni.

Dengan demikian, nantinya mereka dapat berpikir visioner serta siap menghadapi dinamika yang kerap terjadi di lingkungan pertahanan dan keamanan.
Sebagai pucuk pimpinan TNI AU, Fadjar memang selalu menempatkan upaya peningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai program prioritas yang harus terus didorong dan ditingkatkan.
Baca Juga: Pangdam V/ Brawijaya Minta Warga Laporkan Kalau Ada Radikalisme
“Karena Seskoau merupakan center of excellence dalam mewujudkan visi menjadi angkatan udara yang disegani di kawasan,” demikian tulis TNI AU dalam instagram @militer.udara.
Di akhir amanatnya, KSAU berharap agar lembaga ini dapat terus berupaya memberikan pendidikan yang terbaik kepada para peserta didik guna mencetak calon pemimpin TNI AU. “Tugas mulia inilah yang menjadi tanggung jawab Komandan Seskoau, sebagai pimpinan lembaga terhormat ini,” pungkas KSAU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































