Alih Kepemimpinan, Danlanud Abdulrachman Saleh Pimpin Sertijab Komandan Wing 2

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Abdulrachman Saleh (Abd) Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Wing Udara 2 di Lapangan Dirgantara Lanud Abd, Malang (20/10).
Jabatan Komandan Wing Udara 2 diserahterimakan dari Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo kepada Kolonel Pnb Taufik Nurcahyanto.
Baca Juga: Skadron Udara 11 Paparkan Kesiapan Operasional Pesawat Su 27/30 kepada Menhan Sjafrie
Marsma TNI Reza menuturkan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kinerja satuan.

Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis Wing Udara 2 dalam pembinaan latihan dan operasi udara bagi para awak pesawat di tiga Skadron, di antaranya Skadron Udara 4, 32, dan 21.
Baca Juga: Australia Jajaki Kerja Sama Pertahanan di Wilayah Timur Indonesia
Pembinaan tersebut bertujuan untuk mendukung kesiapan operasi penerbangan serta mewujudkan program zero accident.
"Keberhasilan Wing Udara 2 selama ini tidak lepas dari dedikasi dan profesionalisme seluruh personel di bawah kepemimpinan Kolonel Wisnu Aji Prabowo. Kepada Kolonel Taufik Nurcahyanto, saya percaya dengan pengalaman dan semangat baru, Wing Udara 2 akan semakin maju dan berprestasi," pungkas Reza dikutip dari Penerangan Lanud Abd. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































