Aksi Terjun Tempur Yontaifib 1 Mar saat Pembaretan Warga Kehormatan Korps Marinir

Jakarta, IDM - Pada acara pembaretan warga kehormatan Korps Marinir, Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir ikut serta berperan melaksanakan demo rubber duck operation (RDO) dan terjun tempur, di Kepulauan Seribu, Selasa (24/1).
Dikutip dari Dispen Kormar, Rabu (25/1), RDO menggunakan pesawat Hercules C-130 dari Bandara Halim Perdana kusuma dengan menggunakan dua perahu karet dan dua tim peterjun dari prajurit Yontaifib 1 Mar dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka).
Para peterjun exit di ketinggian 3000 kaki di atas permukaan laut, dilanjutkan pengendalian parasut dengan mendekat ke rubber duck untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

Sedangkan terjun tempur menggunakan pesawat Casa TNI AL dari Lanudal Pondok Cabe dengan 16 peterjun tempur yang membawa beban tempur berupa bendera dengan berat 15 kg.
16 Peterjun dari Yontaifib 1 Mar dan Denjaka exit di ketinggian 8.000 kaki, dilanjutkan dengan pengendalian parasut dengan mengibarkan bendera merah putih, MPR RI, DPR RI, Mabes TNI, Mabes Polri, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Korps Marinir, diakhiri dengan happy landing di pantai Pulau Damar.
Danyontaifib 1 Mar Mayor (Mar) Laili Nugroho, mengatakan pada penerjunan kali ini, para prajurit berpedoman pada prinsip tetap utamakan keselamatan, meski misi adalah yang utama.
Baca: Penghargaan untuk KSAU, Diangkat Jadi Warga Kehormatan hingga Dapat Brevet Marinir TNI AL
"Dua prinsip ini selalu melekat dalam diri setiap prajurit Yontaifib 1 Mar di setiap misi penugasan maupun latihan," ujar Laili.
Sebelumnya, pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir diberikan kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































