TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295, guna memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di wilayah Sumatra Selatan dan Kalimantan Selatan.
Indonesia dikabarkan bakal menjadi lokasi MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) pesawat angkut C-130 Hercules se-Asia. Rencana tersebut diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin sebagai tawaran dari Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Peter Brian Hegseth saat keduanya bertemu di Pentagon, Washington, AS, 13 April 2026.
Pemerintah tengah merumuskan konsep Bandar Udara (Bandara) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, sebagai pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau pemeliharaan dan perawatan pesawat angkut Hercules C-130 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat di kawasan Asia.
Australia memutuskan untuk membeli 20 pesawat Hercules C-130 baru dari Amerika Serikat (AS) senilai $6,6 miliar. Akuisisi itu akan menambah armada angkut Angkatan Udara Australia menjadi dua kali lipat.
Sebanyak 4 pesawat TNI AU berisi 140 ton bahan makanan dan bahan-bahan logistik lainnya telah diberangkatkan oleh pemerintah Indonesia untuk korban gempa di Turki dan Suriah melalui Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (21/2).
Pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus menjadi kepanjangan tangan pemerintah Indonesia dalam misi kemanusiaan di Turki, usai negeri tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan 7,8 skala richter pada awal Februari lalu, Senin (6/2).
Indonesia menjadi salah satu negara yang bergerak cepat membantu Turki usai gempa dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang negara dua benua tersebut, Senin (6/2).
Pada acara pembaretan warga kehormatan Korps Marinir, Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir ikut serta berperan melaksanakan demo rubber duck operation (RDO) dan terjun tempur, di Kepulauan Seribu, Selasa (24/1).